
KOTA MALANG, UPDATE NEWS99, Drama sepak bola dipertontonkan khas ala Asia Barat dengan hasil akhir di kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Bahrain vs Timnas Indonesia imbang skor 2-2. Kamis, (10/10/2024)
Heri Cahyono (HC) – Ganis Rumpoko Calon Walikota dan Wakil Walikot Malang 2024 menggelar nobar di beberapa titik, termasuk di Dowo dan Kidul Dalem diikuti oleh Generasi Milinial, Gen Z dan para penggila bola.
Ganis Rumpoko Paslon Wakil Walikota Heri Cahyono (HC) sebagai pemilik Club SSB dan juga ketua PSSI Kota Batu, dengan menonton pertandingan Timnas Bahrain vs Indonesia, kelihatan seolah darahnya mendidih dalam tekatnya untuk mencetak pemain-pemain berbakat demi Tim Indonesia masa depan.
Walaupun Timnas Indonesia gagal memetik kemenangan di pertandingan ketika Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berhadapan dengan Timnas Bahrain, dan Skuad Garuda dipaksa bermain imbang dengan skor 2-2.
Sebelumnya, sebelum Timnas Bahrain vs Timnas Indonesia digelar, Heri Cahyono (HC) calon Walikota Malang menyampaikan nasib pendidikan warga Kota Malang yang tidak mampu untuk menempuh pendidikan ke jenjang S1 lebih clear.
Ia sampaikan bahwa dengan menggandeng semua perguruan tinggi yang ada di Kota malang, CSR baik dalam negeri maupun luar negeri adalah upaya mengatasi dana pendidikan program S1 bagi warga yang tidak mampu.
9 Program HC – Ganis untuk masa depan warga Malang yang lebih baik dalam semua aspek kehidupan warga Kota Malang, yang tetap mengedepankan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusianya sebagai prioritas utama.
Menurut HC, sebaik-baik program apapun selama tidak didukung SDM dan mental yang baik, semua hanya melahirkan permasalahan baru.
Selanjutnya, Rombongan Ganis Rumpoko didampingi Tim 9 datang ke lokasi Nobar di sekitar Pasar Oro-oro Dowo menjelang babak ke dua pertandingan Bahrain vs Indonesia.
Finally, di babak kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Bahrain mampu tampil dominan dan membombardir gawang Indonesia.
Sementara Indonesia sesekali mengancam melalui skema serangan balik. Skema serangan balik Indonesia ini terbukti jitu, di menit ke-74, Timnas Indonesia sukses membalikkan kedudukan menjadi 2-1.
Ah! Bukan Indonesia kalau tidak digembleng lawan baik wasitnya maupun drama-drama ala Asia Barat yang bikin darah mendidih!
Kejujuran wasit itu tidak pada tanpa yang ada di jidatnya! Tetapi pada mental dan keputusan bijaknya terhadap jalannya pertandingan.
Bagaimanapun juga, keputusan wasit tidak bisa diganggu-gugat, Tinmas Indonseia ditahan imbang 2-2 oleh Timnas Bahrain. (kw/yy/awik)







