Akses Desa Menuju Pasar Jadi Perhatian Pemkab Malang Usai Peresmian Jembatan Madakaripura di Desa Bandungrejo

Akses Desa Menuju Pasar Jadi Perhatian Pemkab Malang Usai Peresmian Jembatan Madakaripura di Desa Bandungrejo

MALANG, UPDATE NEWS99 – Peresmian Jembatan Madakaripura di Dusun Sumberagung RT 37 RW 9, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Rabu (28/1/2026), menjadi penanda dimulainya penataan lanjutan akses desa oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Fokus berikutnya diarahkan pada peningkatan jalan penghubung dari jembatan menuju pusat aktivitas ekonomi warga, termasuk akses menuju pasar.

Dalam sambutannya, Bupati Malang menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari sistem konektivitas wilayah, bukan berdiri sendiri sebagai bangunan fisik.
“Pembangunan infrastruktur dasar kami tempatkan sebagai prioritas untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta membuka akses ekonomi, pendidikan, dan layanan dasar lainnya, terutama di wilayah perdesaan,” tutur Bupati Malang, Rabu (28/1/2026).

Bupati Malang menyampaikan, keterbatasan akses transportasi selama ini menjadi hambatan bagi warga dalam mengangkut hasil pertanian dan menjalankan aktivitas ekonomi. Dengan berfungsinya Jembatan Madakaripura, hambatan tersebut mulai terurai dan akan diperkuat dengan penataan jalan lanjutan. “Jembatan ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi lokal. Namun manfaatnya akan lebih optimal jika ditunjang akses jalan yang memadai hingga ke pusat kegiatan masyarakat,” jelasnya. Sejalan dengan itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khoirul Isnaidi Kusuma, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari penanganan pascabencana yang terjadi pada akhir 2024. Jembatan lama mengalami kerusakan berat akibat bencana hingga satu sisi ambruk. “Kondisi awal jembatan lama lebarnya sekitar dua meter dan berasal dari pasangan batu. Setelah bencana, kami lakukan penanganan dengan membangun jembatan baru dan menata akses jalannya,” jelas Khoirul Isnaidi Kusuma, Rabu (28/1/2026).

Ia merinci, jembatan yang kini difungsikan memiliki lebar sekitar tiga meter, sementara jalan menuju jembatan dilebarkan hingga 5,2 meter. Pekerjaan tersebut dilengkapi pengecoran jalan sepanjang 41 meter, pembangunan dinding penahan tanah sepanjang 25 meter, serta saluran sepanjang 17 meter. Menurutnya, jalur tersebut merupakan akses penting penghubung Desa Sumberagung dan Desa Bandungrejo yang juga kerap digunakan sebagai jalur alternatif warga. Oleh karena itu, Pemkab Malang menyiapkan kelanjutan penataan akses dari sisi jembatan menuju arah pasar.

“Untuk lanjutan penanganan jalan dari jembatan ke arah pasar, telah kami siapkan anggaran sekitar Rp500 juta dari APBD yang direalisasikan tahun ini. Selain itu, terdapat alokasi sekitar Rp250 juta untuk rabat beton jalan di sekitar jembatan,” ungkapnya.
Peresmian Jembatan Madakaripura dilaksanakan secara sederhana bersama masyarakat setempat melalui tumpengan. Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan. (Diky/Kdr)