Polres Batu Berhasil Menangkap Tersangka Pelaku Usaha Penyalagunaan BBM Bersubsidi di Pujon Kabupaten Malang

Polres Batu Berhasil Menangkap Tersangka Pelaku Usaha Penyalagunaan BBM Bersubsidi di Pujon Kabupaten Malang

8

Batu malangupdatenews99 – Polres Batu berhasil mengamankan tersangka Tindak pidana penyalagunaan BBM bersubsidi , WD ( 60 ) pekerjaan karyawan swasta, alamat dusun Krajan RT 12 RW 16 desa Ngroto kecamatan Pujon Kabupaten Malang, seperti yang disampaikan Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsudin dalam Press Release di halaman Polres, Senin ( 5/9/2022).

Kapolres Batu mengungkapkan tim Satreskrim Polres Batu, Selasa (30 /8/2022) pukul 17.30 wib mengamankan tersangka WD pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi di rumah yang beralamatkan dusun Krajan RT 12 RW 16 desa Ngroto kecamatan Pujon Kabupaten Malang.

“ Tim Satreskrim Polres Batu berhasil mengamankan tersangka pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi di rumah yang beralamatkan dusun Krajan RT 12 RW 16 desa Ngroto kecamatan Pujon Kabupaten Malang, pukul 17.30 WIB “ paparnya.

AKBP Oskar Syamsudin menyebutkan modus tersangka menyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Solar, dengan jalan membeli Solar di SPBU Kandangan Kabupaten Kediri. Caranya membeli dengan menggunakan Truk dan mengisi jenis BBM jenis solar tersebut pada tangki Truk warna biru nopol N. 8718 KF. Kemudian dari tangksi tersebut dipindah ke jurigant selanjutnya BBM yang sudah dipindah dijual ke masy dengan harga Rp 8000/ liter.

“ Modus yang dilakukan dengan membeli solar bersubsidi dengan mengisi tangki Truk, selanjutnya dari tangki dipindahkan ke jurigen dan selanjutnya BBM Solar dijual secara eceran ke Masyarakat dank Perusahaan “ lanjut Kapolres.

Dengan barang bukti yang diamankan 1 unit truk, BBM Solar 200 liter, jurigent 6 berukuran 32 liter, 2 jurigent berukuran 30 liter, dan 1 jurigent 25 liter dan 3 jurigent ukuran 25 liter 3 jurigent berkuran 5 liter, 1 ember, 1 corong, dan 2 canting,

Pasal yang disangkakan Pasal 40 angka 9 UU No.11 /2020 tentang Cipta kerja yang mengubah pasal 55 UU No.22 / 2021 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan hukuman pidana penjara dengan setinggi – tingginya 6 tahun dan denda paling tinggi Rp. 60 Miliar.

“ Tersangka WD sudah beroperasi selama 2 bulan sebelum kenaikan BBM, dengan keuntungan setiap liternya Rp.3 ribu. Dia membeli di SPBU Rp. 5 ribu djual ke masyarakat dan Perusahan Rp 8 ribu, Sehari bisa 50 – 100 liter,operasi penjualan hanya wilayah Pujon beli di SPBU Kandangan. “ tambahnya.( Eno )