1 / -

Saatnya Anak Muda Tampil, Ganis Rumpoko Cucu Ebes Sugiono Siap Maju Pilkada Kota Malang

Saatnya Anak Muda Tampil, Ganis Rumpoko Cucu Ebes Sugiono Siap Maju Pilkada Kota Malang

 

KOTA MALANG, UPDATE NEWS99, – Ganisa Pratiwi Rumpoko atau akrab dipanggil Mbak Ganis menyatakan siap fight dalam kontestasi Pilkada Kota Malang 2024. Wanita cantik putri ke 2 dari pasangan Edy Rumpoko dan Dewanti Rumpoko ini bukan anak ingusan tetapi memiliki segudang pengalaman dan latar belakang pendidikan tidak kaleng-kaleng. Kamis, (15/8/2024)

Ganis Rumpoko, Cucu Ebes Sugiono, Ebese Kera Ngalam ini dengan latarbelakang pendidikan: S1 Antropologi UGM, S2 Antropologi UGM, S2 University of Liverpool, S3 ilmu sosial UNAIR (sedang berlangsung) dan Ketua SSB Batu Football Academy (BAFA) Ketua PSSI Kota Batu

Dan, kesiapan menghadapi Pilkada Kota Malang, Ganis Rumpoko bersama Tim “Relawan Bologanis” sebagai mesin politiknya disamping PDI Perjuangan, mesin mulai dihidupkan.

Hermanto, Ketua Tim “Relawan Bologanis”, mengundang para Sahabat ER agar datang di Loteng Tepanyaki Bar Jl. Bandung, Kota Malang, untuk menghadiri Deklarasi Bolo Ganis, Kamis (15/8/2024) malam.

Sebagai Kader PDI Perjuangan, Ganis Rumpoko atau Ganisa Pratiwi Rumpoko, pada Pemilu Legislatif 2024 kemarin lolos ke kursi parlemen di Kota Batu daerah pemilihan (dapil) satu.

Mengingat, berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, pengumuman pendaftaran calon pasangan dilaksanakan mulai 24-26 Agustus 2024, sementara pelantikan anggota dewan terpilih periode 2024-2029 akan dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2024.

Lebih lanjut, pada tanggal 27-29 Agustus merupakan tahapan pendaftaran pasangan calon dan 22 September 2024 dilakukan penetapan.

Dan, masa kampanye dilakukan pada 25 September hingga 23 November 2024 dan pemungutan suara di telah ditetapkan pada tanggal 27 November 2024.

Dengan tahapan pilkada 2024 di atas, di depan awak media ia menyampaikan akan mengundurkan diri dan siap tidak dilantik sebagai anggota DPRD Kota Batu demi berkontestasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang.

“Saya bersedia mundur dan tidak dilantik sebagai anggota DPRD Kota Batu untuk maju di pilkada Kota Malang ini,” kata Ganis tegas.

Kesiapan Ganis Rumpoko maju di Pilkada Kota Malang menjadi jawaban terhadap sinyal yang tersampaikan melalui baliho unique bertema kolom pesan WhatsApp terpasang di Jalan Borobudur.

Ganis Rumpoko obtimis mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai sebesar 70% atas dasar komunikasi yang dibangun dengan para tokoh senior PDI Perjuangan Kota Malang, DPD Jatim maupun dengan DPP partai.

“Sejauh ini, kami terus komunikasi dengan Pak Made Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang untuk menghadapi pilkada, beliau nanti yang akan menyampaikan ke DPD dan DPP partai, terlepas seperti apa hasilnya, Saya obtimis saja,” ucapnya.

Sebenarnya, Ganis mengincar posisi sebagai bakal calon wali kota, tetapi apabila rekomendasi dari PDI Perjuangan menempatkannya sebagai bakal calon wakil wali kota atau N2 hal itu no problem!

Bagaimanapun juga, kader PDI Perjuangan harus siap ditempatkan di posisi apapun, dimana pun dan dalam kondisi apapun.

Ditanya banyaknya sosok berpengalaman yang akan maju di pilkada Kota Malang, seperti mantan Wali Kota Malang Abah Anton, Sutiaji, dan eks Pj. Wahyu Hidayat. Ia sebagai kader militan PDI Perjuangan tak gentar dengan nama-nama tersebut. Ia siap Fight!

Sebelumnya, terdengar santer penolakan eks Pj. Wahyu Hidayat terhadap A. Wanedi kader PDI Perjuangan bila disandingkan dengannya, sehingga muncul dari arus bawah bahwa PDI Perjuangan bisa maju sendiri tanpa berkoalisi.

Dikonfirmasi pihak media, walaupun bisa maju sendiri, I Made Riandiana Kartika, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tetap berharap untuk berkoalisi dengan partai manapun selama saling tidak merugikan. Sabar tur wicaksono! *sabar dan bijaksana!

“Kalau memang kondisinya sangat mendesak dan tidak memungkinkan, kita siap maju sendiri dengan kondisi apapun. Kita tidak boleh jadi penonton!” tegas Made. (toyik/kw)

 

https://www.instagram.com/reel/C-sUPAEv3uA/?igsh=MTRkNWdqcXk5OHBidw==