KOTA MALANG | UPDATE NEWS99 || – Wari Sutardjo, Ketua RW 10 mendampingi H. Hamzah fathoni selaku Ketua Panpel Qurban RW 10 melaksanakan pemotongan hewan qurban sebanyak 2 ekor sapi dan 7 ekor kambing di Balai RW 10. Senin, (17/6/2024)
Pemotongan hewan qurban didampingi oleh 2 orang mahasiswa Fakultas Peternakan UNBRAW Malang yang dilaksanakan di wilayah RT 04/RW 10 Kelurahan Oro-oro Dowo Kecamatan Klojen.
Pelaksanaan pemotongan hewan qurban dilakukan setelah Sholat Idhul Adha, pada jam 08.30 WIB di wilayah RT 04/RW 10.
Dalam pelaksanaannya, pemotongan hewan qurban dilakukan oleh panitia Panpel Qurban dan masyarakat, dibantu oleh TP PKK RW 10, Pemuda/katar RW 10 serta seluruh pengurus RT di lingkungan RW 10. Dan hadir Babinsa, Bhabinkamtibmas serta warga setempat.
Dihubungi via WA, wari Sutardjo ketua RW 10 menyampaikan bahwa pemotongan hewan qurban berjalan lancar karena seluruh warganya ikut andherbeni rame ing gawe bergotong royong memotong hewan qurban memperingati hari besar Idhul Adha 1445 H.
Tahun ini nampak beda, karena hadir 2 orang mahasiswa dari Fakultas Peternakan UNBRAW Malang melakukan pendampingan Panpel Qurban khususnya pada hewan sapi.
Menurut Wari Sutardjo, Ketua RW 10 bahwa maksud dan tujuan dari 2 orang mahasiswa fakultas Peternakan UNBRAW Malang tersebut melakukan pendampingan dan memantau proses pemotongan hewan qurban khususnya pada hewan sapi saja untuk memantau dan mengontrol kesehatan sapi.
“Adik-adik Mahasiswa ini membantu kami untuk melihat langsung kesehatan sapi, karena daging sapi yang akan didistribusikan kepada masyarakat agar bebas dari virus dan penyakit untuk dikonsumsi oleh masyarakat agar sehat,” tutur Wari.
“Mereka melakukan check up kesehatan sapi, untuk melihat dan memantau kondisi kesehatan sapi. Apakah di hati dan limpah hewan sapi tersebut ada cacing pitahnya dan atau cacing pipihnya karena ini menyangkut daging yang akan dikonsumsi oleh warga kami,” lanjutnya.
“Pendampingan dari adik-adik mahasiswa Fakultas Peternakan UNIBRAW akan dilakukan setiap Idhul Adha kedepan di wilayah RW 10,” tutupnya.
Pendistribusian daging hewan qurban akan disampaikan ke warga RW 10, tukang becak, Jama’ah Tombo Ati, Yatim Piatu dan Dhuafa.
Selanjutnya akan didistribusikan ke Pondok Pesantren dan Yayasan Yatim di Wagir Kabupaten Malang.
Lebih lanjut, Pendistribusian ke beberapa daerah yang sudah sesuai dengan data yang diterima oleh Panpel Qurban, antara lain:
Gondang Legi, didistribusikan pada Kelompok Dhuafa., Pakis, didistribusikan pada Yayasan Yatim., Panjen, Kelompok Relawan Dhuafa., Gunung Kawi didistribusikan pada pondok pesantren dan Kedung Kandang, pada Dhuafa dan Yayasan Yatim.
Selanjutnya, kedepan, Wari menyampaikan bahwa Panpel qurban semoga dalam kondisi sehat selalu dan warga RW 10 bertambah rejekinya sehingga mampu memotong hewan qurban lebih banyak dari tahun ini. (kw/awik/dicky)







