MAlANG, UPDATE NEWS99 – Proyek pembangunan air baku dari Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) Provinsi Jawa Timur di Desa Sonowangi Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang,yang sejak dua tahun terpantau gagal beroperasi. Kini, Proyek senilai Rp 4 milyar lebih tersebut sudah berfungsi sesuai harapan warga sekitar.
Dodik, seorang konsultan supervisi menjelaskan, sebenarnya tidak ada permasalahan dalam proyek. “Yang jadi kendala hanya serangkaian serah terima. Toh terjadi sedikit kesalahan, tetapi sifatnya ringan, itupun bisa diatasi”, kata Dodik Kamis (16/10/2025).
“Untuk laju aliran transfer air sebesar 4 liter/detik. Kedepan, air ini bisa dimanfaatkan oleh warga. “, harap Dodik.
Dodik menambahkan, hari ini (Kamis 16/10/2025) juga berlangsung penyerahan dari BBWS kepada Pemkab Malang dan dilanjutkan ke Pemdes Sonowangi. “Untuk perawatannya akan kita bicarakan lebih lanjut”, pungkasnya.
Sementara itu, Jaroji, pengawas pelaksana pekerjaan menerangkan, yang jadi kendala selama ini hanyalah Standard Operating Procedure (SOP) nya saja.
“Ketika proyek itu akan kami serahkan, tetapi aturan yang baku secara tertulis dari pusat itu masih belum turun”, jelasnya.Selain itu, kata Jaroji, termasuk surat-menyurat seperti apa aturan penyerahan proyek itu, apakah ke Pemerintah Desa Sonowangi atau ke Pemerintah Kabupaten Malang, ia belum mendapat petunjuk yang pasti.
Kedepan dia berharap, setelah serah terima nanti, air ini agar segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Agar masyarakat bisa menikmati manfaatnya.
Dengan berfungsinya air ini, masyarakat tidak lagi bertanya-tanya. “Untuk PR saya sementara ini selesai”, Jaroji mengakhiri.(H.Sur/DK)







