KOTA MALANG | UPDATÈ NEWS99 || — Belasan organisasi peserta forum seminar talkshow sekaligus networking party yang diadakan oleh UKM UB (Universitas Brawijaya) dihadiri oleh para ketua komunitas dan organisasi kewirausahaan dari perguruan tinggi ternama tersebar di Malang Raya, di Ruang Senat Lt. 2 Gedung Rektorat UB, Sabtu, (18/5/2024)

Organisasi peserta tersebut adalah: Kopma Unisma, Golden Preneur Unisma, UKM Kewirausahaan Stikes Kepanjen, Himpreneur Binus Malang, Kopma Padang Bulan UIN Malang, Kopma UM, UKM Kewirausahaan UNMER, USMA Polinema, dan beberapa Organisasi lainnya.

Talkshow Networking business tersebut bertajuk “Lingkarpreneur of University 2024”, event spesial ini diikuti dengan antusiasme oleh para delegasi organisasi/komunitas yang merespon sangat positif.
Hadir, Ilhamuddin, S.Psi., M.A. Kepala Sub Direktorat Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa (UB).
Dari pihak pemerintah Kota Malang, hadir Ir. Asih Siswanti selaku perwakilan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan mewakili Dr. Eko Sri Yuliadi, S.Sos.,M.M.
Selanjutnya, sesi talkshow bersama Daffa Khairan, Founder & CEO dari Axotic Farm dan juga Mohammad Raihan Ghany, Founder dari Kedai Tjahaja Baroe & Content Creator.
Hebatnya, kedua narasumber talkshow tersebut adalah alumni Mahasiswa Wirausaha Universitas Brawijaya yang cukup sukses dalam pencapaian usaha.
Dicercah banyak pertanyaan, salah satu yang menghambat perkembangan dalam usaha networking business adalah molornya masalah perijinan. Tentu saja ini hambatan!
Dituturkan oleh Daffa Khairan, ia sering menemui kesulitan dalam networking business tidak makasimal itu sering ditemukan pada urusan perizinan/government.
Mungkin, sebagai pengusaha muda, ia cenderung opportunity, ditanya soal relasi business dengan politik, cenderung pesimis. Ia mungkin belum memiliki knowledge-based soal hubungan politik dan ekonomi. Cenderung oportunis.
Sesungguhnya, dalam ilmu ekonomi politik, hubungan antara politik dan ekonomi dianggap sebagai suatu sistem yang saling terkait di mana kebijakan politik dapat mempengaruhi struktur ekonomi, begitu pun sebaliknya.
Sumber Media Indonesia, (28/11/2018). Pada prinsipnya, kekuatan ekonomi bisa memengaruhi kekuatan politik di suatu negara. Sebagai contoh, ekspor-import ditentukan oleh kebijakan politik.
Lebih lanjut, ditambahkan oleh Raihan Ghany, Founder dari Kedai Tjahaja Baroe & Content Creator, bahwa ketertarikan masyarakat itu tergantung bagaimana meningkatkan kemampuan networking business itu dengan cara memanage media sosial.
Penekanan pada bagaimana membuat personal branding (IG, tiktok dst), jurnalis, dan termasuk komunitas-komunitas yang ada di sekitar benar-benar tertarik.
“Personal branding itu sangat penting dalam peningkatan networking business. Tetapi, hati-hati! Membuat Personal Branding via Medsos itu kejam, yang harus dipersiapkan adalah Mental (hujatan pasti terjadi), Story (cerita), Velue (nilai), Persepsi,” tuturnya.

Selanjutnya, sebelum acara talkshow ditutup, dirangkai dengan pemberian sertifikat kesuksesan peningkatan networking business skills kepada ke dua narasumber.
“Lingkapreneur menjadi inisiator yang bertujuan untuk memicu kolaborasi antar organisasi ataupun komunitas kewirausahaan di Malang Raya.” ucap Harlan Hartono, Mahasiswa Universitas Brawijaya dan juga selaku Ketua Pelaksana dari Lingkarpreneu.
“Kami berharap lingkarpreneur ini akan menjadi sebuah pondasi bagi organisasi dari komunitas kewirausahaan di Malang Raya untuk berkolaborasi dan berkembang kedepannya,” tutupnya.
Lingkarpreneur diharapkan dapat menjadi tonggak awal dalam membangun koneksi dan kolaborasi yang produktif antar organisasi kewirausahaan di wilayah Malang Raya.
Sehingga membuka jalan bagi terciptanya wirausahawan muda yang kelak akan menjadi tulang punggung bagi generasi emas 2045. (topo/kw)







