Memperingati 1 Muharram 1447 H, Jama’ah Tombo Ati Memberikan Santunan 25 anak Yatim

Memperingati 1 Muharram 1447 H, Jama’ah Tombo Ati Memberikan Santunan 25 anak Yatim

KOTA MALANG, UPDATE NEWS99, – Wari Sutardjo Koordinator Tombo Ati Wilayah IV Simpang Ijen Bakorwil kelurahan Oro-oro Dowo bersama anggota jama’ah Tombo Ati mwnggelar santunan anak yatim tepat pada bulan Muharram 1447 H di Mushola Al-Hikmah Bakorwil Jl. Simpang Ijen. Minggu, (13/7/2025)

Semua pihak terlibat langsung, antara lain: H. Hamzah Fathony, Ustd. Siti Rohma, Ustd. Siti, Ust. H. Zainal Arifin Fafa, Supeno Pembina Al-Banjari, para jama’a Musholah Al-Hikmah, dan Jama’ah Tombo Ati Wilayah IV Simpang Ijen (Bakorwil).

Ia tak lupa ucapkan terimakasih pada Jama’ah Tombo Ati yang telah memberikan santunannya pada anak yatim yang ia lupa nama-nama para pemberi santunan tersebut.

Pagi itu, setelah acara santunan anak yatim. Awak media malangupdatenews99.com ngobrol tipis-tipis soal santunan anak yatim dan cerita nabi-nabi bersama Wari Sutardjo Koordinator Jama’ah Tombo Ati wilayah IV Bakorwil.

Bak seorang Ustad, ia berceloteh bahwa, dalam Islam, menyantuni anak yatim itu sangat dianjurkan, apalagi bertepatan pada bulan Muharram, khususnya hari Asyura, dianggap sebagai waktu yang tepat untuk melakukan amalan ini.

“Menyantuni anak yatim kapanpun dan di manapun itu sangat dianjurkan oleh Islam tetapi di bulan Muharram/suro tepatnya pada hari Asyuro itu sangat tepat,” celotehnya bak seorang Ustad.

Bahkan ia mengajak pada semua pihak, termasuk pengurus PK BKM Citra Mandiri dan para Jama’a Tombo Ati agar senantiasa menyisihkan rizkynya untuk anak yatim maupun piatu yang tidak mampu.

“Ada rizky mereka di sana yang harus diberikan. Itu hak mereka,” dongengnya berapi-api.

Ia melanjutkan celotehnya, bahwa momen berbagi dan berbahagia adalah ketika umat manusia itu berbagi rizkynya pada Lebaran Anak Yatim.

Ia melihat awan bergulung-gulung sambil terus berceloteh saat momen di mana anak-anak yatim mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan bantuan dari masyarakat, sehingga mereka merasa kebahagiaan dan kasih sayang.

“Oh ya Bang, nanti kita akan memberikan santunan kaum duafa pada bulan Maulid Nabi. Kau harus hadir ya Bang,” tutup ceramahnya. (kw)