1 / -

Mendorong Swasembada Pakan: Kelompok 49 MMD UB Lakukan Pelatihan Silase di Desa Brubuh, Ngawi

Mendorong Swasembada Pakan: Kelompok 49 MMD UB Lakukan Pelatihan Silase di Desa Brubuh, Ngawi

MALANG, UPDATE NEWS99 – Pelatihan pembuatan silase ini merupakan bagian dari program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya oleh Kelompok 49, yang dilaksanakan di Desa Brubuh, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari implementasi program MMD UB yang bertujuan mendorong kemandirian desa dalam berbagai sektor, termasuk sektor peternakan, yang menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat di wilayah tersebut. Secara khusus, pelatihan ini juga berkontribusi langsung dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-2, yakni Zero Hunger, dengan fokus pada peningkatan ketahanan pangan dan pakan ternak melalui inovasi silase sebagai pakan alternatif yang berkualitas dapat diterapkan dan berkelanjutan.

 

Silase merupakan salah satu bentuk inovasi dalam penyediaan pakan ternak yang dibuat dengan metode fermentasi hijauan segar dalam kondisi anaerob (tanpa udara). Pakan ini memiliki keunggulan dalam hal daya simpan yang lama serta kandungan nutrisi yang terjaga, sehingga menjadi solusi tepat bagi peternak dalam menghadapi musim kemarau maupun fluktuasi ketersediaan pakan segar. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan keterampilan peternak lokal dalam memproduksi silase secara mandiri, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar.

 

Rangkaian kegiatan diawali pada tanggal 2 hingga 4 Juli 2025, dengan pelaksanaan survei lapangan dan kunjungan ke beberapa peternakan milik warga Desa Brubuh. Mahasiswa melakukan observasi terhadap kondisi peternakan, termasuk pola pemberian pakan dan pemanfaatan lahan hijauan. Selain itu, dilakukan penyebaran kuesioner untuk mengetahui tingkat pemahaman peternak mengenai silase serta minat mereka dalam mengikuti pelatihan. Dari hasil survei diketahui bahwa sebagian peternak telah mendengar tentang silase, namun belum pernah mencoba membuatnya secara langsung.

Mendorong Swasembada Pakan: Kelompok 49 MMD UB Lakukan Pelatihan Silase di Desa Brubuh, NgawiDalam survei tersebut, salah satu warga, Bapak Nur Mustaqim, menyampaikan,

“Sebenarnya saya sudah tahu tentang silase ini, namun masih ragu dan belum pernah mencoba membuat silasenya. Mungkin setelah pelatihan ini bisa saya terapkan sendiri untuk pakan ternak saya”

Beliau juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung penyediaan bahan baku pembuatan silase,

“Nanti kalau membutuhkan rumput, saya siap menyediakan.”

 

Pada tanggal 5 Juli 2025, mahasiswa bersama warga dan pemilik lahan membantu mencari rumput di salah satu sawah milik warga untuk dijadikan bahan utama dalam pembuatan silase. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal.

 

Pelatihan Pembuatan Silase dilakukan pada tanggal 6 Juli 2025. Pelatihan ini dilaksanakan di dua rumah warga yang memiliki ternak sapi, termasuk rumah Bapak Nur Suradi, seorang peternak sapi perah. Dalam kegiatan ini, kami menggunakan mesin pencacah rumput milik warga yang sebelumnya belum pernah dimanfaatkan,

“Di sini ada mesin cacah yang sampai saat ini tidak pernah digunakan kembali,” ujar Bapak Nur Suradi.

 

Mahasiswa MMD memberikan pendampingan mulai dari pencacahan rumput, pencampuran bahan aditif, hingga proses fermentasi dan penyimpanan silase dalam kondisi anaerob. Antusiasme warga sangat tinggi, dan beberapa di antaranya menyatakan akan mencoba membuat silase secara mandiri.

 

Beberapa hari setelah pelatihan, kami melakukan monitoring secara berkala untuk memeriksa kondisi silase, termasuk mengecek potensi kebocoran udara dalam wadah silase, yang dapat mempengaruhi keberhasilan proses fermentasi.

 

Silase yang telah dibuat akan dibuka setelah masa fermentasi selama 21 hari, tepatnya pada tanggal 29 Juli 2025, mahasiswa melakukan pengecekan kualitas silase yang dihasilkan apakah layak diberkan ke ternak atau tidaknya. Yang kemudian silase yang berhasil diberikan ke ternak untuk mengetahui minat ternak terhadap hasil silase.

 

“Ini saya coba saya kasihkan ke ternak, awal-awal memang begini mbak masih ber adaptasi dengan pakan baru” Ujar Pak Nur Mustaqim

 

Pelatihan ini menjadi langkah awal dalam mendorong peternak Desa Brubuh menuju kemandirian pakan ternak, serta sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal. Kolaborasi antara mahasiswa dan warga diharapkan terus berlanjut guna menciptakan inovasi-inovasi lainnya demi kesejahteraan peternak dan peningkatan produktivitas ternak. (Diky/Kdr)

 

Ngawi, 30 Juli 2025

Kelompok 49 MMD UB

Desa Brubuh, Kecamatan Jogorogo

Sumber : Della Ratih Kumalasari Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya

dellaratih2108@student.ub.ac.id

#UniversitasBrawijaya

#MMDUB2025

#DRPMUB

#SDGs2