MALANG, UPDATE NEWS99 – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Muttaqin Desa Blayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang menggelar puncak Hari Lahir (Harlah) ke-62 di halaman gedung lembaga setempat Ahad (7/12/2025).
Puncak Harlah Ke-62 yang bertajuk “Menghormati Masa Lalu Membangun Masa Depan, Mari Tumbuh Bersama Dalam Ilmu dan Iman” ini berakhir dengan acara gerak jalan sehat yang diikuti oleh sekitar 3000 orang peserta.
Ketua paguyuban wali murid kelas 1 sampai kelas 6 Azizatul Laili menerangkan, sebanyak 3000 tiket sudah ia keluarkan dalam acara gerak jalan ini.”Agar anak-anak punya tabungan untuk masa depan,untuk hadiah utama kami berikan dua ekor kambing bagi mereka yang juara”, ungkap Azizah, panggilan akrabnya di temui sebelum berlangsungnya acara.
Tambah Azizah, ada lagi hadiah 10 vocher umroh, dengan nilai masing-masing Rp 500 ribu, serta beberapa hadiah menarik lainnya seperti kompor gas, megicom dan hadiah yang lain.
Tak hanya itu, dalam acara gerak jalan sehat dengan menempuh jarak 2,5 KM ini, juga disiapkan sebanyak 400 dolprez.Lebih jauh, Azizah menjelaskan, diusianya yang ke-62 tahun, MI Hidayatul Muttaqin telah menorehkan banyak prestasi.
Sebagai ketua paguyuban wali murid, Azizah akan terus bersinergi bersama Bapak dan Ibu guru, untuk saling memberi suport demi kemajuan pendidikan.
Itu sesuai misi paguyuban wali murid, pertama membantu pembangunan gedung sekolah. Kedua, membantu beban guru seperti dalam kegiatan PHBN, PHBI, para wali murid juga ikut berpartisipasi.
“Untuk jumlah anggota paguyuban mulai dari murid kelas 1 sampai Kelas 6 ada sekitar 76 orang. Karena setiap kelas, itu ada 4 paguyuban. Jumlah itu dikalikan 19 sesuai ruang kelas yang ada”, ucapnya.
Disisi lain, Azizah menerangkan, di usianya yang ke-62 ini, untuk Sarana dan Prasarana (Sarpras) MI Hidayatul Muttaqin agar lebih ditingkatkan.
Dia bersama jajaran paguyuban berkeinginan gedung madrasah ini lebih ada perhatian dari pemerintah. “Muridnya banyak tetapi jumlah ruanganya masih kurang.Pernah dapat bantuan 3 gedung dari pemerintah.Bantuan itu agar lebih dimaksimalkan, karena tahfidz Al-Qur’an disini sangat bagus”, Azizah mengakhiri. (H.Sur/DK)






