MALANG, UPDATE NEWS99 – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-66 bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, melalui layanan pendidikan yang berkualitas dan merata.
Seperti gebyar Hardiknas yang digelar oleh Korwil Dispendik Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Selasa (20/5/2025).
Selain diawali dengan berbagai perlombaan. Seperti, lomba catur, bulutangkis, tenis meja, volly bal putra-putri, lari maraton yang diikuti oleh seluruh siswa, gerak jalan, senam sehat dan upacara. Gebyar Hardiknas ini juga diwarnai dengan uji kecerdasan siswa.
Sebagai pelaku uji kecerdasan siswa tersebut adalah Drs. H. Abdul Rahman seorang tokoh pendidikan sekaligus Ketua Yayasan Darul Huda Klepu.
“Pendidikan adalah ilmu pengetahuan. Dengan ilmu kita bisa menjawab segala hal. Dimana Allah sudah berjanji, bagi siapa yang berilmu maka akan diangkat derajatnya. Semakin tinggi ilmunya, semakin tinggi pula derajatnya”, ungkap Abah Dur (sapaan akrabnya) Rabu (21/5/2025).
Kata Abah Dur, peringatan Hardiknas kemarin cukup meriah. Itu sebagai bukti kebersamaan pendidikan yang di wilayah Sumawe dibawah komando Pamuji selaku Korwil.
Selanjutnya mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini berkeinginan, potensi pendidikan di Sumawe ini betul-betul nampak. Dalam hal ini ia coba menggugah anak-anak, biar minat belajar mereka ada nilai plus.
Dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada anak-anak. Seperti nama
pelopor pendididikan masyarakat pribumi ketika Indonesia dalam masa penjajahan Belanda. Anak-anakpun menjawabnya dengan benar yaitu Ki Hajar Dewantara.
Pertanyaan berikutnya, sambung Abah Dur,
siapakah nama pendiri Nahdzatul Ulama’ di Indonesia? Anak-anak menjawabnya KH. Hasyim Asyari. Dalam hal ini, selain anak-anak dikejar potensi akademiknya, yang tak kalah penting juga masalah moral dan ahlaq. Dua nama tokoh besar itu menjadi simbol. Ki Hajar Dewantara sebagai akademiknya, sedangkan KH. Hasyim Asyari
Sebagai penerap ahlaq yang patut kita contoh. Jika anak-anak menerapkan ahlaq KH. Hasyim Asyari, itu hal yang sangat luar biasa. “Ahlaqnya bagus, peduli kepada bangsa dan agama. Saya juga kasih mereka reward berupa uang, Supaya anak-anak itu senang. Dan itu selamanya akan menjadi kesan anak-anak”, tandasnya.
Akhirnya Abah Dur berharap, korwil Sumawe agar terus memacu potensi prestasi yang ada, baik itu akademiknya dan kegiatan ekstra yang lain. (HM/DK)







