MALANG, UPDATE NEWS99 – Dengan mengusung tajuk “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang menggelar peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke – 66 Selasa (20/5/2025).
Acara yang berlangsung dilapangan olahraga depan pendopo Agung Desa Harjokuncaran tersebut diikuti oleh sekitar 4500 orang peserta.
Kordinator Disdik Kecamatan Sumbermanjing Wetan Pamuji S.Pd.M.Pd menyampaikan, membludaknya jumlah peserta dengan tujuan mengenang jasa Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan Indonesia ini, selain diikuti oleh seluruh lembaga SDN juga atas kerjasamanya dengan beberapa lembaga lain yang ada di wilayah setempat.
“Gebyar Hardiknas ini selain diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang juga lembaga swasta maupun negeri dibawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang dengan jumlah total hingga mencapai sekitar 4500 orang peserta”, ungkap Pamuji Selasa (20/5/2025).
Lanjut Pamuji, karena kegiatan ini, rasa kebersamaan, kerukunan, persatuan dan kesatuan dengan lembaga lain akan selalu terjalin. “Mudah-mudahan kedepan nya nanti Sumawe dalam bidang pendidikan baik akademik maupun non akademik akan semakin maju, sukses dan semakin jaya”, ujarnya berharap.
Lebih jauh, mantan Kepala Korwil Disdik Kecamatan Pagelaran ini menjelaskan, acara rutin yang digelar rutin setiap tahun ini juga dirangkai dengan berbagai perlombaan. Seperti, lomba catur, bulutangkis, tenis meja, volly bal putra-putri, lari maraton yang diikuti oleh seluruh siswa, gerak jalan, senam sehat dan upacara.Turut hadir dalam acara ini, Muspika Sumbermanjing Wetan, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, para kader PKK Desa Harjokuncaran dan Sumbermanjing Wetan beserta Kepala Desa dan seluruh dewan guru, Kepala Sekolah mulai dari TK, PAUD, SD, SMP, Mts, Aliyah dan SMK. “Kegiatan ini juga dapat memperkokoh tali kesatuan dan persatuan utamanya untuk memajukan pendidikan diSumawe”, Pamuji mengakhiri.
mengatasi krisis moral ini. Dan itu perlu adanya pendekatan yang holistik”, tegas Kepala SDN 1 Klepu ini.
Selain dalam pemikiran yang sangat luar biasa dan pengelolaan yang sangat bagus juga perlu adanya penataan akhlakul karimah. Itu supaya bangsa Indonesia ke depan lebih baik, lebih bagus lebih maju.
“Jadi antara pendidikan umum ada keserasian dengan akhlakul karimah atau moralnya lebih terkontrol dan bisa lebih memajukan dunia pendidikan khususnya di wilayah Kecamatan sumbermanjing Wetan dan secara nasional”, pungkasnya. (HM/DK)







