MALANG, UPDATE NEWS99 – Nenek-nenek seringkali menyimpan banyak cerita perjuangan bangsa yang tak terduga. Mereka adalah saksi hidup sejarah, dengan pengalaman yang bisa menginspirasi dan mengajarkan nilai-nilai penting. Seperti kedatangan seorang nenek bernama Ngatiyah (74) ke Kantor Desa Tambakasri Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Senin (2/6/2025).
Kedatangan nenek Ngatiyah sempat mengundang perhatian jajaran perangkat desa Tambakasri. Pasalnya, selain mengenakan kerudung hitam dibalut kain merah putih,rok hitam,baju merah putih dan kaos hitam gambar Bungkarno, nenek yang mengaku tinggal sebatangkara dikediamanya Dusun Sidomulyo Desa Tambakasri ini membawa kado berupa satu slop rokok bermerek. “Rokok ini sebagai kado dan syukuran saya dalam peringatan hari lahirnya Pancasila tanggal 1-Juni 2025 kemarin”, jelas nenek kelahiran tahun 1951 ini dengan suaranya yang masih nyaring dan jelas.
Nenek Ngatiyah mengaku, dirinya selalu cinta pada pahlawan termasuk Bung Karno dan Bung Hatta proklamator Kemerdekaan RI.
Selain itu, Ngatiyah juga menyebut nama Mbah Kromo Dikin, seorang babat alas Desa Tambakasri tahun 1912 silam. Kata dia, Kromo Dikin sempat dipenjara oleh Belanda selama 3 bulan. “Sekarang rakyat Indonesia tinggal memperingati perjuangan para pahlawan. Tinggal enaknya, Indonesia sudah makmur”, ucapnya.
Sementara itu, Ngateno Kepala Desa Tambakasri menjelaskan, setiap peringatan Hari Besar Nasional, nenek Ngatiyah ini selalu datang ke kantor Desa. Kedatangan beliau ke kantor desa sekedar menceriterakan kegigihan dan perjuangan para pahlawan dulu.” Saya sangat berterimakasih, karena nenek ini masih selalu ingat dengan peringatan Hari Besar Nasional. Semuga selalu diberi umur panjang”, ucap purnawirawan TNI Angkatan Laut berpangkat Peltu ini dengan nada optimis.
Terpisah, Syaiful seorang tokoh masyarakat Desa Tambakasri menjelaskan, nenek Ngatiyah adalah salah satu simpatisan PDI dibawah pimpinan Bung Karno.” Setiap hari besar Nasional selalu mensuport. Datang ke Desa untuk mengapresiasi kegiatan Kepala Desa. Agar semakin semangat bersama warga membangun Desa”, pungkasnya. (HM/DK)







