Siswa RA Nurul Ulum Belajar Ditengah Keterbatasan Kades Sumberagung Cari Terobosan

Siswa RA Nurul Ulum Belajar Ditengah Keterbatasan Kades Sumberagung Cari Terobosan

MALANG, UPDATE NEWS99 – Upaya Pemerintah Desa(Pemdes) Sumberagung Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang dalam menyiapkan generasi bangsa menuju Indonesia emas selalu digiatkan. Seperti kepeduliannya terhadap gedung Raudlatul Athfal atau (RA) yang saat ini sudah tak layak dipakai.

Saat ini Pemdes Sumberagung sedang mencari program-program diluar yang mungkin bisa diangkat. Seperti melayangkan proposal ke Dinas Provinsi Jawa Timur melalui DPR selaku aspirator.
Kepala Desa Sumberagung Muzayid S.Pd menjelaskan, suasana kurang kondusif dialami oleh sebanyak 50 siswa RA Nurul Ulum pada saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. “Jumlah siswanya 50 anak. Sedang ruang kelasnya hanya ada 2 lokal. Karena kurangnya ruang kelas, mereka harus belajar berdesak-desakan”,ungkap Muzayid Senin(10/2/2025).

Siswa RA Nurul Ulum Belajar Ditengah Keterbatasan Kades Sumberagung Cari TerobosanSelain kurangnya ruang kelas, kondisi gedung yang ada saat ini juga kurang layak pakai. Dengan kondisi ini, Kades yang juga alumni Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Fakultas Pendidikan Bahasa tahun 2018 ini, ingin terus membantu itu agar kwalitas pendidikan di desa berpenduduk 6000 jiwa ini menjadi lebih baik. “Dalam kondisi gedung yang layak, anak-anak belajar dengan nyaman. Dan para dewan guru disitu juga bisa mengajar dengan tenang”, ujar Kades muda berusia 30 tahun ini penuh harap.

Terobosan itupun tak hanya dijalur Provinsi Jawa Timur, tetapi juga ke dinas terkait seperti Kemenag. Semuanya akan ia coba. “Saya berharap,lulusan pra sekolah ini betul-betul menjadi lulusan yang baik serta mampu dalam belajar ditingkat selanjutnya”, ucapnya.
Disinggung terkait dengan besarnya anggaran, menurutnya bisa mencapai ratusan juta.” Kita butuh gedung yang layak dan memadai untuk sarana belajar. Selain itu juga ada kamar mandi, tempat bermain. Meski saat ini ada, tetapi itu dalam kondisi yang sangat sederhana”,tandasnya.

Muzayid kembali menjelaskan, bagaimanapun kedepan, kalau kita bicara tentang Indonesia pada umumnya, hubungan utama adalah SDM unggul, SDM yang baik yang memiliki pemahaman, pengetahuan baik umum maupun agama. Karena ketika anak itu berbekal ilmu pengetahuan yang baik, dalam bertahan dimasyarakat nanti selalu menerapkan hal-hal yang baik.(HM/DK)