MALANG, UPDATE NEWS99 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat mulai dilaksanakan di SDN1 Argotirto Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, Senin (15/9/2025).
Pelaksanaan hari pertama Program tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para siswa. Suasana penuh keceriaan terlihat ketika siswa menikmati hidangan yang telah disiapkan, berupa nasi, lauk-pauk dan buah segar.
Demikian disampaikan seorang guru kelas 1 Eva Ni’matul Maulidiyah, mewakili Kepala SDN 1 Argotirto Sukarlan. Ia menyampaikan rasa terimakasihnya atas dimulainya program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto ini.
Menurut Eva, program MBG ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan, gizi, dan prestasi belajar siswa.
Dikatakan Eva, untuk MBG pertama yang ia terima dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Argotirto, sesuai dengan jumlah peserta didik yaitu 63 anak. Jumlah itu mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.
“Peserta didik memberi kesan positif bahwa makanan hari ini enak. Semuga kegiatan MBG ini berlangsung di semua sekolah tetap berjalan seperti hari pertama, lancar dan aman,”terangnya.
Dijelaskannya, program MBG ini menciptakan kebersamaan dan kebiasaan makan yang tertib di antara siswa.Dan untuk menanamkan nilai-nilai nilai-nilai spiritual dan karakter seperti rasa syukur, ketaatan pada Tuhan YME,sebelum makan, anak-anak ia arahkan cuci tangan dan dilanjutkan do’a.
Lebih jauh Eva menjelaskan proses giat MBG dilembaga setempat. Dalam hal ini, Eva bersama para dewan guru memberikan makanan itu pada waktu jam istirahat yaitu pukul 09.00 WIB. Acara makan setengah siang itu ia lakukan, karena sebelum berangkat sekolah, tentunya anak-anak sudah sarapan di rumah.
“Ketika satu unit mobil yang bertuliskan SPPG itu memasuki halaman sekolah, anak-anak bersorak gembira. We.. kita dapat makan gratis”, terang Eva mengutip.
Masih kata Eva, pendistribusian MBG itupun dalam pengawalan aparat, baik Polisi maupun TNI. Itu untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Penyampaian pendistribusian dari pihak SPPG Argotirto kepada dewan guru sangat baik. Selain itu, mereka juga memberi arahan untuk menghitung jumlah ompreng (tempat nasi dan lauk-pauk) agar tidak ada yang tertinggal”, pungkasnya. (HM/DK)








