1 / -

SDN 3 Sitiarjo Biasakan Murid Bawa Bekal Makanan ke Sekolah

SDN 3 Sitiarjo Biasakan Murid Bawa Bekal Makanan ke Sekolah

MALANG, UPDATE NEWS99 – Untuk memastikan asupan nutrisi sehat dan seimbang, serta membangun kemandirian, makan sehat jangka panjang,anak-anak dibiasakan bawa bekal makanan ke sekolah.

Membawa bekal makanan dari rumah itu juga mengajarkan anak berhemat, mendorong untuk tidak jajan, agar terhindar dari makanan atau minuman yang kurang sehat.

Seperti yang berlangsung sekitar 1,5 tahun di SDN 3 Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.

Mewakili Kepala SDN 3 Sitiarjo Praptiningsih S.Pd, Diniarti S.Pd, seorang guru kelas 6 menjelaskan, proses sarapan pagi setengah siang para peserta didik ini dilakukan menjelang jam istirahat pukul 10.00 WIB.

“Makanan berupa nasi, lengkap dengan lauk-pauknya itu dibawa sendiri oleh masing-masing anak”, ujar Diniarti Senin (1/12/2025).

SDN 3 Sitiarjo Biasakan Murid Bawa Bekal Makanan ke SekolahLanjut Diniarti, membiasakan anak-anak membawa bekal makanan dari rumah, pertama, untuk mengantisipasi agar anak-anak tidak jajan di sembarang tempat.Itu karena alasan kesehatan dan keamanan, seperti risiko keracunan makanan akibat makanan yang tidak higienis atau mengandung zat berbahaya seperti formalin dan boraks.

Selanjutnya, terang tenaga pendidik di lembaga yang dihuni oleh sebanyak 149 murid ini,untuk membiasakan mereka mengonsumsi sayur, yaitu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penting yang mendukung pertumbuhan fisik dan otak serta meningkatkan sistem tubuh, serta menjaga kesehatan pencernaan.

Hal yang menarik, untuk menanamkan kebiasaan makan sehat, membentuk perilaku, melatih anak-anak makan secara mandiri, dan membangun interaksi sosial, Kegiatan makan itu juga diawali dengan do’a bersama yang dibimbing oleh masing-masing guru kelas.

Adapun tujuannya, sambung Diniarti, agar makanan yang dimasak oleh orang tua itu betul-betul dihabiskan. Karena itu makanan sehat dan bergizi meski, lauk-pauknya relatif tidak sama.

“Oleh guru yang mendampingi, terkadang makanan itu ditukar dengan makanan anak disebelahnya.Ia khawatir, ada diantara anak-anak ada yang ingin berganti menu”,ungkap Diniarti.

Lebih jauh, Diniarti menjelaskan,untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 3 Sitiarjo dan sekitarnya sampai sekarang masih belum terealisasi. ” Anak-anak sering tanya, kapan kita makan gratis bu Guru. Saya jawab, kita harus bersabar, mungkin masih dalam proses”, kenang Diniarti.

Setelah anak-anak diistirahatkan, giliran para dewan guru menikmati makan siang di ruang yang telah disiapkan.

Pantauan langsung wartawan media ini,sejenak dari tugas mengajar sebelum melanjutkan aktifitasnya ,para dewan guru makan siang bekal yang mereka bawa sendiri. Makan bersama dengan menu yang bervariasi ini sebagai contoh solidaritas dan kekompakan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, salah seorang guru SDN 3 Sitiarjo menjelaskan, khusus Ibu Kepala Sekolah, sering kali membawa makanan lebih banyak. Makanan itu Ia dibagi-bagikan kepada mitra kerja. Tujuannya, untuk mempererat hubungan emosional dan profesional serta menciptakan suasana kerja yang kondusif.

Selain itu juga untuk melambangkan kepedulian dan koneksi, membantu memperkuat ikatan sosial dan identitas kelompok di antara seluruh warga sekolah. (H.Sur/DK)