1 / -

Hindari Isu Negatif, SDN 1 Klepu Larang Murid Bawa Pulang MBG

Hindari Isu Negatif, SDN 1 Klepu Larang Murid Bawa Pulang MBG

MALANG, UPDATE NEWS99 – Makanan yang sudah disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk segera dikonsumsi di tempat (sekolah) dan tidak boleh dibawa pulang.

Hal itu untuk memastikan kualitas dan higienitasnya tetap terjaga. Membawa pulang makanan, terutama jika dalam waktu yang lama, meningkatkan risiko kontaminasi bakteri dan basi, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti keracunan makanan.

Mewakili Kepala SDN 1Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang H. Mokhamad Ali S.Pdi, Misirin, seorang guru kelas 6 menjelaskan, sesuai tujuan pemerintah,program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini yaitu untuk  meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia khususnya bagi kalangan peserta didik.

Dan untuk menghindari isu-isu negatif, pihaknya bersama seluruh dewan guru sepakat melarang murid membawa pulang MBG.

Karena, lanjut dia, proses masak MBG ini dilakukan sekitar pukul 1 pagi dinihari. Dengan rentan waktu yang cukup panjang itu,ketika makanan itu dikonsumsi dirumah hingga pukul 13.00, misalkan makanan itu basi, itu akan menjadi isu negatif dikalangan masyarakat.

“Padahal, itu makanan sehat, tetapi jika cara konsumsinya terlambat, yang jelas,makanan itu akan basi”,terang Misirin Selasa (18/11/2025).

Dikatakan Misirin, untuk MBG di SDN 1 Klepu, dilaksanakan pada saat jam istirahat sekitar pukul 09.30 WIB oleh 184 anak, mulai dari murid kelas 1 sampai kelas 6 secara serentak.

Hindari Isu Negatif, SDN 1 Klepu Larang Murid Bawa Pulang MBGIa tidak menampik,makanan itu setiap hari pasti tersisa. Dan itu dalam skala yang sangat kecil sekitar 0,9 persen.

“Dengan tersisanya makanan itu bukan lantaran anak-anak kurang suka,kebanyakan karena faktor kenyang. Karena ada sebagian anak-anak sudah sarapan dirumah”,ungkapnya.

Lebih jauh, Misirin menjelaskan, untuk pendistribusian MBG dari dapur SPPG Klepu, alhamdulilah sangat bagus dan sudah memenuhi standart kesehatan.”Setiap hari menu dari SPPG Klepu ini selalu berganti. Menunya sangat menggiurkan, sehingga anak-anak menikmatinya dengan lahap”, ujarnya.

Sebagai dampak positif dengan terealisasi nya program MBG ini,sambung Misirin, disamping telah mengurangi beban orang tua, program MBG ini menambah semangat belajar anak-anak, kelanlancaran daya serap anak-anak juga lumayan bagus.

Satu pemandangan menarik dalam program MBG ini, anak-anak selalu didampingi oleh guru masing-masing kelas. Kepada para peserta didiknya seorang guru selalu memberi penjelasan bahwa menu yang tengah Ia nikmati itu sudah diprogramkan oleh pemerintah.

“Tentunya, semua dewan berharap, makanan itu harus habis. Karena itu program unggulan pemerintah yang sepenuhnya harus kita dukung”, Misirin mengakhiri. (H.Sur/DK)