PJ.Walikota Batu akan Relokasi Sekolah Satu Atap Demi Keselamatan Siswa

PJ.Walikota Batu akan Relokasi Sekolah Satu Atap Demi Keselamatan Siswa

 

Batu malangupdatenews99- PJ. Walikota Batu, Aries Agung Paewai, menegaskan akan merelokasi SD-SMP Satu Atap dari dusun Brau, desa Gunungsari, kecamatan Bumiaji, Senin (18/3/2024).

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi tanah bergerak yang mengancam keselamatan siswa dan warga.

Setelah meninjau lokasi Senin (18/3/2024) dan mendapat masukan dari ahli geoteknik, Putera Agung Maha Agung Ph.D.Eng., Aries Agung Paewai menjelaskan evaluasi perlu dilakukan untuk memastikan keselamatan warga. Hasil kajian menyarankan agar kawasan tersebut dikembalikan fungsinya sebagai area penyerap air dengan penanaman pohon yang mampu menyerap air dengan baik.

” berdasarkan hasil kajian ahli Geotehnik dan keselamatan warga dan siswa maka akan kami lakukan evaluasi. Apakah sekolah satu atap akan dipertahankan atau tidak. Jangan sampai kejadian ini akan berlanjut yang bisa menganggu keselamatan warga. Nanti kita disalahkan jika tidak mengambil tindakan dan peduli. Oleh karena itu sesuai kajian kawasan ini akan dikembalikan fungsinya sebagai area penyerap air dengan pohon yang mempunyai kemampuan penyerap air terbaik” ungkap Aries.

Rapat yang berlangsung dilokasi kejadian dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kadis PUPR, Kepala BPBD, Camat Bumiaji, dan ahli geoteknik, menemukan solusi awal berupa tukar guling tanah antara Kas Desa dengan tanah Pemkot Batu untuk pembangunan sekolah satu atap di lokasi yang aman.

” kami sudah lakukan pembicaraan dengan Camat Bumiaji dan Kades Gunungsari. Seandainya mereka cepat memutuskan dan melakukan persiapan yang diperlukan Semakin cepat semakin baik” lanjutnya.

Aries menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah dengan pihak desa untuk mempercepat proses relokasi dan memastikan keselamatan siswa.

Langkah pertama yang diambil adalah membangun sekolah satu atap sementara program lainnya seperti relokasi pemukiman warga menunggu kajian BPBD yang lebih komprehensif.

Ancaman tanah bergerak telah menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah, infrastruktur, dan lahan persawahan di Dusun Brau. Retakan parah pada tanah dan amblesnya sejumlah ruas jalan menuntut tindakan cepat untuk melindungi masyarakat.

Kepala desa Gunungsari, Andi Susilo, menyambut baik rencana relokasi sekolah satu atap demi keamanan siswa dan guru. Dia berjanji untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

” Kami akan melakukan koordinasi dengan Pak Camat serta persiapan yang diperlukan dalam melaksanakan kebijakan itu kami setuju demi keamanan siswa dan guru ” tandas Andi Susilo

Langkah-langkah ini diambil sebagai respons serius terhadap ancaman terhadap keselamatan warga, dengan memprioritaskan kebutuhan pendidikan sebagai kewajiban utama pemerintah.( Eno )