MALANG, UPDATE NEWS99 – Upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang ke-10 berlangsung khidmat.Diikuti oleh ratusan santri, murid dan guru baik dari jajaran Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Malang maupun dari jajaran Kementrian Agama Kabupaten Malang.
Upacara peringatan HSN yang berlangsung di lapangan olahraga Dusun Tlogosari Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang ini,juga dihadiri oleh para alim ulama’, para guru ngaji, ibu Nyai, NU dan Badan Otonom, Kepala Sekolah, Kepala Desa se-wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Ormas dan Muspika setempat Rabu (22/10/2025).
Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Sumbermanjing Wetan KH. Abdul Aziz Mutfi yang bertindak selaku inspektur upacara mengajak para santri untuk selalu taat dan patuh kepada kyai dan para guru yang mengajarkan ilmu.Menurutnya, ilmu seorang santri Ia dapat dengan cara belajar. Tetapi untuk barokah, hanya didapat dengan berkhitmah atau ngawulo kepada kyai atau guru-guru, khususnya di Pondok Pesantren.
“Yang terjadi belakangan, santri dan kyai dilecehkan lewat pemberitaan Trans 7.Mungkin jika itu bukan kyai dan santri, mereka sudah marah. Tetapi karena sudah tertanam rasa tawaduh yang dalam,itu dianggapnya sebagai cobaan”, ujar Abdul Aziz dengan nada tinggi.
Selain kepada para santri, KH. Abdul Aziz juga mengajak semua siswa dari lembaga manapun baik Kementrian Agama atau Dinas Pendidikan Nasional, formal maupun non formal untuk selalu menta’ati aturan dan perintah guru yang mengajarkan ilmu. Menurutnya, setinggi apapun ilmu yang didapat, tanpa didasari dengan adab,itu tidak akan barokah.
“Kami dari MWC NU mengajak kepada seluruh santri untuk selalu ta’at, patuh pada fatwa-fatwa guru. Jangan tergiur dengan gesekan-gesekan oleh pihak-pihak yang akan mencelakakan kita”, pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Sumbermanjing Wetan Pamuji S.Pd.M.Pd menerangkan, upacara peringatan HSN ke-10 diikuti oleh sebanyak guru dari 51 lembaga se-wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Pamuji berharap, dengan upacara peringatan HSN ke-10 ini,dapat menumbuhkan sifat karakter para peserta didik agar selalu santun dan berahlaqul Kharimah.
Selain itu, lanjut dia, upacara peringatan HSN ini selain untuk
mempererat tali persaudaraan para dewan guru juga bisa meningkatkan kegiatan umum maupun keagamaan untuk disampaikan kepada peserta didik dalam menambahkan ketaqwaan mereka kepada Allah SWT. (H.Sur/DK)






