
KOTA MALANG, UPDATE NEWS99, – Wamedikasi dapat menjadi solusi sementara untuk masalah kesehatan ringan, namun harus dilakukan dengan pengetahuan yang cukup dan kesadaran akan batasannya.
Penting untuk tetap bijak dalam mengobati, dan selalu mendasarkan tindakan pada informasi yang terpercaya.
Beberapa contoh penyakit ringan yang dialami oleh masyarakat diantaranya demam, nyeri, pusing, batuk, pilek, gangguan pencernaan ringan, cacingan, dan penyakit kulit.
Pemilihan penggunaan obat pada Swamedikasi atau pengobatan secara mandiri dapat secara modern, herbal, dan obat tradisonal yang menjadi bagian dalam upaya perawatan mandiri untuk mempertahankan kesehatan, mencegah, atau mengatasi gejala penyakit.
Obat yang dapat digunakan pada swamedikasi diantaranya obat bebas, obat pebas terbatas, obat wajib apotek, serta obat tradisional. Meskipun demikian kegiatan swamedikasi bukan berarti asal dalam mengobati.
Swamedikasi juga memiliki resiko terhadap ibu hamil, terutama pada penggunaan obat-obat OTC (obat-obat dibeli tanpa resep dokter).
Penggunaan obat-obatan selama kehamilan merupakan dilema karena populasi yang rentan yaitu (wanita hamil dan anak-anak) tidak dimasukkan dalam uji klinis obat. Oleh karena itu, tidak ada cukup data tentang efek obat tersebut pada kelompok rentan.
Terlebih lagi, perilaku swamedikasi tidak sampai memperhitungkan keadaan yang berkaitan dengan interaksi antar obat, kehamilan, menyusui, penggunaan pada anak-anak dan orang tua mengemudi, kondisi kerja, alkohol, atau makanan dibandingkan dengan obat yang diresep langsung oleh tenaga kesehatan yang berwenang.
Swamedikasi yang tepat akan memberikan manfaat bagi kesehatan karena akan menurunkan biaya kesehatan.
Namun saat minum obat yang tidak tepat akan membahayakan bagi kondisi kesehatan masyarakat secara umum.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan melakukan pengobatan secara mandiri secara bijak.
Gejala yang tidak kunjung membaik atau sembuh dalam waktu tiga hari maka segera kunjungi dokter dan konsultasikan kepada tenaga kesehatan sekitar tempat tinggal untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi.
Bila terjadi gejala seperti sesak nafas, kulit kemerahan, gatal, bengkak dibagian tertentu, mual, dan muntah maka kemungkinan terjadi efek samping pengobatan atau disebut sebagai alergi suatu penggunaan obat.
Segera konsultasi kepada dokter terdekat sehingga bisa ditangani dengan cepat. (Shofiyah Waldani)
Posted: malangupdatenews99.com
Malang, 2 January 2025
“Swamedikasi atau Pengobatan Sendiri”
Oleh: Shofiyah Waldani (Mahasiswa S1 Farmasi, Universitas Muhammadiyah Malang)







