Pipa Air PDAM Di Kota Batu Putus Akibat Longsor Plengsengan Jembatan Sukorame , 5000 Pelanggan Terdampak

Pipa Air PDAM Di Kota Batu Putus Akibat Longsor Plengsengan Jembatan Sukorame , 5000 Pelanggan Terdampak

 

Batu malangupdatenews99, – Kejadian tanah longsor Plengsengan Jembatan Sukorame bagian utara Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (7/2/2023) malam, mengakibatkan hampir 40 persen atau 5000 warga pelanggan PDAM Kota Batu kesulitan mengakses air bersih.

Sebab, kejadian longsornya plengsengan Jembatan Sukorame itu menyebabkan saluran pipa air milik PDAM Kota Batu dan Kota Malang terputus.

Khoirul Kepala bagian tehnik Perumdam Among Tirto Kota Batu, mengatakan, penyebab longsornya plengsengan jembatan Sukorame karena intensitas hujan yang tinggi dan mengakibatkan debit air meningkat sehingga tebing sungai longsor.

Material longsor itu menimpa saluran pipa milik PDAM Kota Batu dan Kota Malang hingga terputus.

Pipa PDAM Kota Batu yang putus membawa air dari mata air Banyuning dan Ngesong.

Pipa yang putus merupakan pipa lama yang dipasang ketika PDAM masih menjadi unit Kabupaten Malang.

“Yang rusak dari PDAM Kota Batu pipa 10 dim acp putus, tinggal PDAM Kabupaten Malang ” kata Khoirul di ruang kerjanya, Rabu( 8/2/2023).

Putusnya pipa air PDAM itu membuat longsoran tanah semakin parah. Sebab, air yang mengalir dari pipa berakibat tanah semakin tergerus. Padahal diatasnya ada bangun warung kuliner milik Bu Suli, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan diberi policeline.

“Hujan pada selasa (7/2/2023) malam sekitar pukul 20.30 wib itu intensitasnya lebat menyebabkan plengsengan jembatan longsor yang menimpah pipa air dari PDAM sehingga terputus ” lanjutnya.

Disebutkan Khoirul, estimasi perbaikan sementara mengatasi pipa yang putus diperkirakan menelan waktu 5-12 hari. Dengan pembenahan pemperpanjang pipa diutara jembatan masuk kebun penelitian sepanjang 10 -12 meter, dengan memotong pipa yang putus diganti yang baru, kemudian dilewatkan sementara jembatan sepanjang 20 meter dengan posisi nempel jembatan.

” ini langkah darurat agar pelayanan air bersih bisa diatasi. kami sudah bersurat ke Kepala desa Sidomulyo untuk ijin menempatkan pipa air dipinggir jembatan kearah selatan sepanjang sekitar 20 meter” lanjutnya.

Perbaikan saluran pipa baru hasil sourvey diperkirakan menelan anggaran Rp.1 Miliar.

Sementara itu Kasi Pelayanan Perumdam Among Tirto Kota Batu,Wisnu menyebutkan dampak dari putusnya pipa air yang bersumber dari mata air Banyuning dan Ngesong menyebabkan pelayanan air ke pelanggan mati. Diperkirakan mencapai 40 persen dari 19.433 pelanggan PDAM atau sebanyak 5000 pelanggan.

Kawasan terdampak meliputi jalan Metro, Jl. Sudarno sebagian, Jl. Suropati. Jl.Abdul Gani gang I-IV, jl.M.sahar, Jl. Wr.Supratman, jl. Diran Jl. Sajid, Jl. Mustari, Jl.Imam Bonjol,Jk. Sai,Jl. Karate,- sebagian, jl.Darsono utara stadion, jl.kapten Ibnu, jl.Bulutangkis,.dan jl.Utomorejo.( Eno )